Bersekutu (kembali) DenganMu

Sudah terlalu larut ketika mata ini meneteskan air. Mengiringi doa-doa di setiap butir2 Rosario. Saya lupa kapan terakhir kalinya saya berdoa Rosario, sama seperti saya lupa kapan terakhir kali saya menangis.

“Tahta yang mulia atau harta melimpah tak dapat menjamin bahagia. Cinta di dunia yang selalu berubah tak dapat memberi ketenangan. Damai, kudapat hanyalah dariMu. Di dalam naungan sayapMu bebanku terlepas. Hingga sekalipun langit bumi segera berlalu, ku akan terbang bersamamu masuk kerajaan damaiMu”

Malam ini saya kembali berkomunikasi dengan Tuhan setelah sekian lama saya tidak memberikan waktu saya untuk Tuhan. Berharap semoga Tuhan tidak marah dan mengacuhkan saya.
Begitu banyak yang saya ceritakan ke Tuhan malam ini. Atau lebih tepatnya saya mengadu tentang apa yang sedang saya alami.
Saya memang tipikal orang yang lebih suka menyimpan permasalahan saya sendiri tanpa melibatkan orang lain. .

“Pahit memang, tapi biarlah aku dan kegundahanku yang mengecapnya. Dan bila nanti tiba saatnya manis terasa, mari bersamaku mengecapnya”

Air mata malam ini mengalir begitu saja tanpa ada perintah dari saya sebagai pemiliknya. Entah karna saya sadar betapa seringnya saya mengingkari Tuhan, atau karna betapa berat beban yang saya pikul. Bisa jadi karna keduanya.

“Mampirlah dengar doaku, Yesus Penebus. Orang lain kau hampiri, jangan jalan terus.”

Sungguh perasaan lega ketika semua rangkaian doa yang saya lakukan malam ini datang dengan tiba2. Seperti saya terlepas dari beban yang saya pikul selama ini. Walaupun saya tahu, permasalahan2 saya belum terselesaikan. Tapi saya yakin kalau Tuhan akan membantu saya. .

“Hatiku percaya ku alami perkara luar biasa di balik doa. Kau sanggup lakukan segala perkara dari setiap doa”

Dan mungkin Tuhan pun ingin saya beristirahat dalam tidur nyenyak malam ini karna Tuhan tahu kelelahan yang saya rasakan.
Semoga saya dan kalian semua diberikan kedamaian malam ini, esok dan seterusnya. .
Amin. .
Selamat beristirahat. .๐Ÿ™‚

Posted from WordPress for BlackBerry.

Tentang adhytyasegara

#AdaKamar
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

2 Balasan ke Bersekutu (kembali) DenganMu

  1. nengayuu berkata:

    Tuhan memang selalu baik, kangennya Beliau membuat kita kembali bersimpuh di hadapan-Nya. Habis itu terbitlah damai. Ah, Tuhan memang baik..๐Ÿ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s